Muhammad s.a.w. Pemuda Kuat dan Giat

Seusai perang “Fijjar” dan setelah terbentuk persekutuan Fudhul. Kehidupan Muhammad s.a.w. menjelang tahap ketiga dari usianya. Tahap ini dan tahap sebelumnya adalah masa muda yang hangat, masa kematangan naluri dan masa yang penuh dengan harapan tinggi. Ketika itu beliau adalah pria yang bertubuh kuat, bertekad baja dan bermartabat tinggi. Daya kehidupannya yang sangat menonjol itu disaksikan oleh sahabatnya Abu Hurairah. Abu Hurairah berkata :

“Saya belum pernah melihat seorang pria yang lebih baik dari Rasul Allah saw., wajahnya tampak seolah-olah bagai matahari, dan saya belum pernah melihat orang berjalan secepat Rasulullah s.a.w., seolah-olah tanah yang diinjaknya tergulung-gulung. Di saat kami berjalan bersama beliau, kami merasa payah, sedangkan beliau tampak santai saja.”(At Tirmidzi (IV/206)). Baca lebih lanjut

Iklan