QS Al Alaq, Turunnya wahyu pertama kali di Bulan Ramadhan dan Penindasan musyrikin

Alhamdulillah kita sudah memasuki bulan Ramadhan, Bulan turunnya Al Qur’an. Alangkah baiknya kita membicarakan tentang surah Al Alaq.  Surah yang pertama kali turun di bulan Ramadhan.

Kita amat bersyukur, di bulan Ramadhan ini  alhamdulillah bisa berpuasa, melakukan shalat dan berlomba-lomba melakukan amal ibadah sunnah lainnya tanpa ada halangan. Oleh karena itu Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak membaca Qur’an, mengucapkan Lailahaillallah mengakui tiada tuhan selain Allah, mohon ampun dengan istigfar sebanyak banyaknya, berdoa sebanyak-banyaknya. supaya Allah ridho kepada kita. Supaya Allah menerima amal kita, Supaya Allah memberikan surga dan menjauhkan dari siksa neraka. Supaya generasi penerus kita menyaksikannya. Baca lebih lanjut

Pengetahuan Dasar Fiqih Shiyam (Puasa)

Ditulis oleh Abdur Rosyid

Pengertian

Secara etimologis, shiyam (atau shaum) berarti menahan diri. Adapun secara terminologis, shiyam adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya, sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari, disertai dengan niat.

Keutamaan Puasa

Diantara keutamaan puasa adalah sebagai berikut :

  1. Puasa merupakan perisai dari berbagai hawa nafsu.
  2. Puasa sangat istimewa dihadapan Allah, karena setiap ibadah adalah untuk kepentingan seorang hamba kecuali puasa, sehingga Dia sendiri yang akan membalasnya.
  3. Orang-orang yang gemar berpuasa akan masuk surga melalui pintu khusus yang bernama Al-Rayyaan.
  4. Diantara doa yang mudah dikabulkan oleh Allah adalah doa orang yang sedang berpuasa sampai dia berbuka, atau pada saat berbuka.
  5. Dari sisi jasmaniyah, puasa bisa menjaga kesehatan tubuh.

Baca lebih lanjut

Fiqih Ringkas Tentang Puasa

Shaum atau puasa secara bahasa bermakna al-imsak atau menahan diri dari sesuatu seperti menahan diri dari makan atau berbicara. Makna shaum seperti ini dipakai dalam ayat ke-26 surat Maryam. “Maka makan dan minumlah kamu, wahai Maryam, dan tenangkanlah hatimu; dan jika kamu bertemu seseorang, maka katakanlah saya sedang berpuasa dan tidak mau berbicara dengan siapapun.”

Sedangkan secara istilah, shaum adalah menahan dari dari dua jalan syahwat, mulut dan kemaluan, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan pahala puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah saw. bersabda, “Penghulunya bulan adalah bulan Ramadhan dan penghulunya hari adalah hari Jum’at.” (Thabrani)

Rasulullah saw. bersabda, ” Kalau saja manusia tahu apa yang terdapat pada bulan Ramadhan, pastilah mereka berharap Ramadhan itu selama satu tahun.” (Thabrani, Ibnu Khuzaimah, dan Baihaqi)

Baca lebih lanjut

DAHSYATNYA DOA DI BULAN RAMADHAN

Sejarah emas Islam mencatat bahwasanya kemenangan terbesar umat ini pada Perang Badr terjadi di bulan Ramadhan, tepatnya 2 tahun setelah hijrah. Dan itu tentu saja tidak lepas dari sebab munajat dan do’a kepada Rabbul ‘Aalamiin. Ali bin Abi Thalib radhiallahu’anhu mengisahkan:

 لَقَدْ رَأَيْتُنَا لَيْلَةَ بَدْرٍ وَمَا مِنَّا إِنْسَـانٌ إِلاَّ نَائِمٌ إِلاَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَإِنَّهُ كَانَ يُصَلِّى إِلَى شَجَرَةٍ وَيَدْعُو حَتَّى أَصْبَحَ

“Sungguh aku melihat kami pada malam (perang) Badr, di mana tidak ada satu pun di antara kami melainkan ia tertidur, kecuali Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam, beliau sholat menghadap pohon dan berdo’a (kepada Allah) sampai subuh…” [Hadist Shahih, riwayat Ahmad no. 1161]

Dan kita tahu bahwa keeseokan harinya, Allah menjawab do’a tersebut dengan menurunkan ribuan bala tentara Malaikat untuk menolong kaum muslimin yang berjumlah sedikit dan lemah waktu itu. Ini adalah salah satu bukti, betapa dahsyatnya do’a di bulan yang suci ini. Baca lebih lanjut

7 Kebiasaan Rasulullah Di Bulan Ramadhan

Sungguh Allah telah memberikan kepada kita nikmat yang begitu besar pada bulan Ramadhan. Alangkah meruginya orang-orang yang tidak mau mengambilnya. Bulan ini adalah rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Tidak ada bulan yang dapat merangkum ketiga hal tersebut selain bulan Ramadhan. Oleh karena itu, sudah semestinya kita memperbanyak dan memperbagus ibadah-ibadah kita di bulan ini. Berikut ini tujuh kebiasaan Rasulullah selama bulan Ramadhan:

Baca lebih lanjut

Kehancuran Suatu Kaum

Allah yang Maha Pengasih dan Maha penyayang memberikan kenikmatan dan kehidupan kepada mahluq  ciptaannya.

Silih bergantinya  siang dan malam

Terbitnya sinar mentari,

menikmati kehangatan sinarnya, hingga manusia dapat mencari dan menjemput rizqi dari-NYa

Merasakan lembutnya malam hari,

hingga manusia dapat beristirahat di dalam keheningannya

Allah memberi kehidupan yang indah di bumi-NYa

Menikmati kehidupan di bawah langit yang  menakjubkan, kokoh dan aman sebagai tempat bernaung

Luasnya hamparan darat dan lautan hingga dapat menikmati safar Baca lebih lanjut

Perang Khandaq

Menurut pendapat jumhur Ulama, perang Khandaq terjadi pada bulan Syawwal tahun lima hijriyah dan sebagian Ulama yang lain menyebutkan bahwa peperangan ini berkecamuk pada bulan Syawwal tahun keempat hijriyah. Al-Baihaqi memandang bahwa pada dasarnya kedua pendapat ini tidak beda. Karena yang berpendapat perang ini terjadi pada tahun ke-4 maksudnya empat tahun setelah Rasûlullâh hijrah ke Madinah dan sebelum tahun ke-5 berakhir.[1] .Sedangkan persiapan perang Khandaq di mulai sejak bulan Puasa Ramadhan tahun 5 H.

PEMICU PERANG[2] :
Pemicu perang Khandaq ini dendam lama orang-orang Yahudi yang di usir oleh Rasûlullâh dari Madinah dalam perang Bani Nadhir. Mereka diusir karena mereka menghianati perjanjian yang dibuat dengan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan mereka ( Yahudi Bani Nadhir) melakukan persekongkolan jahat hendak membunuh Rasulullah. Baca lebih lanjut