Allah Tuhan Yang Maha Pemurah dan Penyayang

Pembaca yang budiman, Allah dalam salah satu diantara sifat-sifat Nya yang indah yaitu ARRahman dan ARRahim yaitu Tuhan yang Maha Pengasih dan Tuhan Yang Maha Pemurah.

Memang demikianlah Allah yang telah memberikan karunia-NYA yang tak bisa dihitung oleh hamba-NYa. Itu dapat kita rasakan, bagaimana kita dapat berdiri dengan sempurna, duduk dengan posisi yang nyaman, tidur dengan nyenyak, menghirup udara bebas, makan dan minum dengan nikmat,  dan banyak lagi lainnya yang kita tidak akan sanggup menghitungnya. itu semua adalah atas karunia Allah Yang Maha Pengasih dan Pemurah.

Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nahl: 18).


Mari kita simak arti ayat-ayat Qur’an di bawah ini dengan tenang :

Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (Albaqarah 163)

Apakah kamu tiada melihat bahwasannya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke Bumi, melainkan dengan izin-NYA. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Kepada manusia (22-65).

Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertaubatlah kepada-NYa. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.(11:90)

Dan apakah mereka tidak memeprhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang MAHA PEMURAH. Sesungguhnya DIa Maha Melihat segala sesuatu (67:19)

Yang telah menciptakan tujuh lagit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? (67:3).

Seandainya kita masih belum bisa merasakan nikmat Allah itu, cobalah untuk menjenguk saudara, sahabat yang sedang sakit, atau datanglah ke rumah sakit. Maka kita akan bisa merasakan bagaimana orang-orang yang sedang dikurangi nikmat sehatnya oleh Allah SWT.

Kita sebagai umat Islam, jika sedang mendapat ujian berupa kesempitan hidup, apapun itu. jangan sampai kita putus asa dari rahmat Allah, karena Allah begitu besar Kasih dan Sayang-NYa.
sebagaimana hadist di bawah ini :
Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat). Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.” (HR. Bukhari no. 6970 dan Muslim no. 2675).

bersambung…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s